Mengenal Transport Management System (TMS) di SAP

Konsep dari TMS di SAP adalah menyediakan fungsi untuk melakukan centralized configuration dari Change and Transport System (CTS) pada semua sistem R/3, selain itu juga sebagai fasilitas change request & proses import serta strategi transport yang sudah di definisikan sebelumnya. Singkatnya, TMS adalah sebagai pengatur dan pelaksana transport perubahan yang dilakukan dari sistem yang satu ke sistem yang lain, biasanya dari sistem development ke sistem production. TMS bisa dilihat melalui tcode STMS. Beberapa konfigurasi perlu dilakukan seperti parameter salah satunya. Parameter2 tersebut diantaranya adalah IMPORT_SINGLE_ONLY , NO_IMPORT_ALL, IMPORT_SINGLE_STRATEGY, WORKFLOW_STRATEGY, REPEATONERROR, STOPONERROR.

Hari ini nyobain nambahin parameter NO_IMPORT_ALL diset jadi 1, artinya untuk transport tidak bisa di import massal dari transport directory. Pengaruhnya akan sangat mengurangi kesalahan apabila kita mengklik button import all yang seharusnya import request (per item yang dipilih).

Cara melihat parameter TMS tersebut adalah :

  1. Masuk ke tcode STMS.
  2. Pilih System Overview (Shift+F6).
  3. Pilih Menu SAP System -> Display.
  4. Kalo mengubah tinggal di add parameter tsb.

Note : Perubahan dilakukan di Tranport Domain Controller, biasanya yang berlaku pada sistem production.
stms

Tips diatas hanya diperuntukkan buat yang baru belajar SAP, seperti saya. Tidak berlaku untuk yang udah expert. Itung-itung buat inget2 kalo lupa suatu hari nanti🙂