Selama ini kita hidup saling berdampingan, pria dan wanita, dan hal ini merupakan kodrat manusia. Tetapi kayanya dunia ini jadi semakin aneh dengan adanya banyak kejadian di luar kodrat manusia. Misalnya seperti kawin dengan sejenis diperbolehkan dan malah diumumkan di publik. Memang ada yang berpendapat itu adalah hak asasi manusia, tetapi saya bukan kelpmpok yang setuju akan pendapat itu. Tapi mau gimana lagi, kita harus akuin dunia ini semakin aneh. Ini ada berita lagi yang menghebohkan dari negeri cina dikutip dari website chinanews

Chinanews, Chongqing, April 5 – Chongqing is planning to build the first “Women Town” in its Shuangqiao District, which used to be famous for producing heavy-duty trucks. The town will be set up in Xinmin Village of the district, where most men have gone to other places to make money, with their wives waiting for them at home. “The town will be a new tourist resort, but has very little to do with feminist movement,” said Li Jigang, the director of Shuangqiao District Tourism Division. It is said that a poster bearing the inspription of “Women are never wrong, and a gentleman should never turn down a lady” will be put on the entrance to the town. “The Women Town will be a supplement to the Dazu Rock Carvings 26 km away, for tourists to relax and enjoy sweet games,” said Tong Jiuying, the future mayor of the Women Town.

Denger-denger sih di kota itu wanita yang berkuasa, pria harus nurut sama wanita. Atau mungkin ini dalam rangka memperingati Hari Kartini kali ya😀 Tapi disebutkan juga bahwa kota itu nanti jadi kota wisata. Sepertinya banyak pria yang tertarik untuk mengunjungi kota tersebut. Bayangin deh, apa jadinya kalo kota penduduknya wanita semua, pria hanya dijadikan pelengkap saja? Dunia yang semakin aneh ..