Sentrifugal Abis
“Kita sudah hampir sampai di Bandung”, kabar dari mobil Terios lewat pesan singkat sms. Setelah itu kita segera berkemas dan segera meluncur ke ujung tol arah luar kota Bandung. Kita bertemu di sebuah warung kecil penjual tahu. Ga tau kenapa tahu panas yang baru saja digoreng itu rasanya cukup enak, atau mungkin karena kita yang kelaperan kali ya. Sambil foto-foto plus istirahat bentar,ga terasa jarum jam sudah di tengah2 antara angka 2 dan 3, ya ampun kok
ga terasa ya. Si Adhie segera mengambil alih kemudi APV dan melaju mengejar waktu, selain itu Daniel yang mengemudikan Terios sudah jauh di depan dengan kecepatan tinggi, padahal jalan waktu itu berkelok-kelok ga karuan. Saya yang tidur di jok paling belakang serasa naik Kora-kora di dufan, karena gaya sentrifugal yang dihasilkan bahkan bisa menggeser orang dengan berat 80kg. Artinya kecepatan pada saat membelok cukup tinggi pagi itu. Akhirnya dalam
waktu kira2 4 jam jalan berkelok-kelok itu hilang ditelan malam yang berganti pagi. Di sebuah pom Bensin bertuliskan kota Wangon kita berhenti sejenak, karena beberapa penumpang udah mulai mual-mual.
Plan B
Di Pom Bensin itu waktu (sudah) menunjukkan jam 06.00. Rencana semula rombongan harus sudah tiba di jogja jam 8. Segera kita mengubah rencana ke plan B yaitu hampir ke purworejo dulu baru ke jogja. So be it. Dari wangon ke purworejo
kira2 butuh 2,5 jam perjalanan. Sambil menikmati udara pagi kita merundingkan dimana akan berganti pakaian dan berdandan ria. Akhirnya kita memutuskan untuk mandi di sebuah masjid di tepi jalan raya purworejo-kutoarjo. Dengan tempat dan waktu yang seadanya kita bergegas mandi dan berganti pakaian. Sesaat kita dikejutkan suara rem motor dan benturan keras yang ternyata berasal dari jalan raya, kecelakaan motor. Beberapa di antara kami kemudian meluangkan waktu sebentar untuk mengantar korban ke rumah sakit. Kemudian setelah semuanya siap, kita menuju Gedung pernikahan tempat Genia dan Bang AGung Nugroho melangsungkan resepsi pernikahan. Dengan sangat terpaksa kita ga bisa berlama-lama di resepsi tersebut karena harus mengejar waktu ke jogja.
Pulang ke kotamu
Akhirnya tibalah kita di jogja dan langsung menuju resepsi pernikahan Arbi dan Rachma. Ga tau emang terlalu PD atau ga punya malu kita juga sempet nyanyiin lagu di resepsi tersebut untuk Arbi. Yah agak malu sih sbnrnya,tp ga papa lah, itung2 kenang2an
Di jogja bener-bener menghabiskan waktu buat jalan2, juga sempat mampir ke Magelang, ketemu dengan Lettu Goklas, Lettu Andi Candra dan Lettu Anugerah a.k.a Erol. Dari kaliurang hingga malioboro sudah dijelajahi hingga waktu tak terasa sudah hampir malam di hari Minggu. Artinya kita harus bergegas untuk kembali ke Jakarta. Tapi karena ada sesuatu dan lain hal kita harus mampir di Semarang untuk mengambil barang Wisnu yang ketinggalan.
The End of Journey
Di Semarang kita mampir sebentar ke AKPOL menemui beberapa temen diantaranya :Iptu Argo, Wahyu NS, Riki Iswoyo. Dengan hidangan nasi goreng masakan Bu Argo cukup mengisi perut kita yang sudah kelaparan di perjalanan dari jogja ke semarang. Cukup lama kita mengobrol ngalor ngidul hingga jarum jam hanyaterlihat satu garis lurus saja, jam 12 malam. Ya, dan kita semua esok paginyaharus berangkat ke kantor. Nah ini perjalanan yang paling seru karena hanyadengan 3 driver yang harus bergantian kita menuju Jakarta melalui Pantura. Berat sekali rasanya pada jam-jam menjelang subuh. Alhamdulillah kita selamat sampai di Jakarta jam 10 pagi. Tentu saja kita semua terlambat berangkat ke kantor. Walopun di kantor capek dan ngantuk banget tapi journey kali ini cukup asik. pengalaman pertama nyetir Jogja-Jakarta PP. Kalo disuruh nyetir lagi, ogah ah.. capek.
See u in the next journey
PLAIN WHITE T’S LYRICS
“Hey There Delilah”
Hey there Delilah
What’s it like in New York City?
I’m a thousand miles away
But girl tonight you look so pretty
Yes you do
Times Square can’t shine as bright as you
I swear it’s true
Hey there Delilah
Don’t you worry about the distance
I’m right there if you get lonely
Give this song another listen
Close your eyes
Listen to my voice it’s my disguise
I’m by your side
Oh it’s what you do to me
Oh it’s what you do to me
Oh it’s what you do to me
Oh it’s what you do to me
What you do to me
Hey there Delilah
I know times are getting hard
But just believe me girl
Someday I’ll pay the bills with this guitar
We’ll have it good
We’ll have the life we knew we would
My word is good
Hey there Delilah
I’ve got so much left to say
If every simple song I wrote to you
Would take your breath away
I’d write it all
Even more in love with me you’d fall
We’d have it all
Oh it’s what you do to me
Oh it’s what you do to me
Oh it’s what you do to me
Oh it’s what you do to me
A thousand miles seems pretty far
But they’ve got planes and trains and cars
I’d walk to you if I had no other way
Our friends would all make fun of us
and we’ll just laugh along because we know
That none of them have felt this way
Delilah I can promise you
That by the time we get through
The world will never ever be the same
And you’re to blame
Hey there Delilah
You be good and don’t you miss me
Two more years and you’ll be done with school
And I’ll be making history like I do
You’ll know it’s all because of you
We can do whatever we want to
Hey there Delilah here’s to you
This ones for you
Oh it’s what you do to me
Oh it’s what you do to me
Oh it’s what you do to me
Oh it’s what you do to me
What you do to me.
Jakarta 9PM
Di sebuah sudut kota Jakarta, tepatnya di daerah Setia Budi, terdapat sebuah kos2an yg banyak disebut sebagai basecamp angk8 karena setiap temen-temen yang ke jakarta mampir kesana. Di depan kos sudah parkir 2 mobil Terios dan APV hasil sewa dari temen dan relasi rental mobil. Tampaknya beberapa anak muda sedang merencanakan untuk melakukan perjalanan jauh. Saat itu jam hampir menunjukkan pukul 8 malam, perjalanan yang awalnya direncanakan berangkat jam 19.00 sepertinya bakalan molor. Jakarta gitu loh. gimana nggak !? selain itu dua faktor ini mempengaruhi : Hari Jumat dan Jam pulang kantor ditambah lagi kalo salah putar jalan di kota yang semrawut ini bisa-bisa delay 1 jam, ini terjadi pada temen saya. Kembali ke kos Setia Budi, makan malam ga bisa ditunda lagi karena perut sudah sangat keroncongan merasakan macetnya kota jakarta. Alhasil, Soto Gebrak depan SMU 3 pun jadi sasaran santap malam. Sebut saja si Dhika yang nasinya bisa sampai dua piring, Yuwendhy tampaknya cukup makan satu porsi, Daniel yang tidak tahan dengan asap rokok, Yudy satu2nya cewe yg makan di warung makan pada waktu itu, dan si Adhie yg kaget waktu ada bunyi gebrakan dari si penjual – maklum dia baru sekali ini makan di warung yang harus siap mental waktu makan.
Jadi ceritanya, kita mau melakukan perjalanan ke Jogja nyetir sendiri. Tujuannya selain ke nikahannya Genia di Kutarjo sama Arbi di Jogja. Emang tanggalnya bagus banget buat nikahan 07.07.07 pantes aja banyak yg nikah di tanggal itu. Sekitar jam 9 malem, mobil APV yang berpenumpang : saya, Adhie dan Yudy berangkat dari kos. Mobil kedua berangkat telat karena harus nungguin Wulan yang baru bisa berangkat dari jakarta jam 11 malem. Beberapa menit meninggalkan Setia Budi , mobil APV berhenti di halte Atamajaya jemput Friska dan Thodie yang juga mau ke Jogja malem itu. Alasan kita berangkat duluan adalah jemput si Wisnu a.k.a Weker di Bandung. Walopun udah lumayan malem kita berangkat dari Jakarta tapi jalan masih macet banget apalagi di pintu tol Pondok Gede, mungkin semua berpikiran sama kali ya kalo berangkat agak malem bakalan ga terlalu macet. Tapi kita cukup menikmati perjalanan malam itu, enak juga kalo perjalanan bareng temen-temen karena ada yang bisa diajakin ngobrol selama perjalanan sambil diiringi musik R n B dari ipod si Yudy yang disambungin ke kaset. ga jarang si Adhie menggumam ngikutin lagu2 yang diputar.
Circle-K Buah Batu
Sesampainya di Bandung melalui pintu keluar tol Buah Batu, kita langsung menjemput Weker. Teman yang satu ini manja juga minta dijemput segala, kalo ga jemput dia mungkin kita sudah langsung otw ke jogja. Tapi itung2 kita jalan2 sambil istirahat bentar di Bandung. Petunjuk yang dipake menuju rumah teman satu ini : Papan iklan Ringgo putar balik trus masuk gang yang ada toko IndoMaret nya. Padahal udah dibantuin 6 pasang mata buat nyariin, tetep aja gang itu terlewatkan. Alhasil kita harus muterin lagi jalan yg panjang itu. Ternyata Ringgo maksudnya iklan rokok LA Light dan IndoMaret maksudnya adalah SUperIndo. capee deh.. Setelah itu kita melanjutkan perjalanan ke sebuah toko Circle K di daerah Buah Batu. Waktu menunjukkan sekitar jam 12an malam tim kedua, mobil Terios, menghubungi bahwamereka baru sampai di Bekasi Timur. Artinya kita harus menunggu selama satu jam lebih di Circle K Buah Batu. Untung ada kopi seduh panas yang disediakan di toko itu. Sambil ngobrol kesana kemari, dan sambil ngemil kita duduk di depan toko yang terlihat terang diantara rentetan ruko yang sudah pada tutup, jelas aja waktu itu adalah jam 12 dini hari. Dinginnya malam bercampur dinginnya Bandung semakin menyelimuti hangatnya kopi nescafe di sebuah ujung jalan kota Bandung …. (to be continued)
